Minggu, 18 Desember 2011

SEJARAH DAKWAH RASULULLAH SAW PERIODE MEKAH


1. Masyarakat Arab Jahiliyah Periode Mekah
Objek dakwah Rasulullah SAW pada awal kenabian adalah masyarakat Arab Jahiliyah, atau masyarakat yang masih berada dalam kebodohan. Dalam bidang agama, umumnya masyarakat Arab waktu itu sudah menyimpang jauh dari ajaran agama tauhid, yang telah diajarkan oleh para rasul terdahulu, seperti Nabi Adam A.S. Mereka umumnya beragama watsani atau agama penyembah berhala. Berhala-berhala yang mereka puja itu mereka letakkan di Ka’bah (Baitullah = rumah Allah SWT). Di antara berhala-berhala yang termahsyur bernama: Ma’abi, Hubai, Khuza’ah, Lata, Uzza dan Manar. Selain itu ada pula sebagian masyarakat Arab Jahiliyah yang menyembah malaikat dan bintang yang dilakukan kaum Sabi’in.
2. Pengangkatan Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul
Pengangkatan Muhammad sebagai nabi atau rasul Allah SWT, terjadi pada tanggal 17 Ramadan, 13 tahun sebelum hijrah (610 M) tatkala beliau sedang bertahannus di Gua Hira, waktu itu beliau genap berusia 40 tahun. Gua Hira terletak di Jabal Nur, beberapa kilo meter sebelah utara kota Mekah.
Muhamad diangkat Allah SWT, sebagai nabi atau rasul-Nya ditandai dengan turunnya Malaikat Jibril untuk menyampaikan wahyu yang pertama kali yakni Al-Qur’an Surah Al-‘Alaq, 96: 1-5. Turunnya ayat Al-Qur’an pertama tersebut, dalam sejarah Islam dinamakan Nuzul Al-Qur’an.
Menurut sebagian ulama, setelah turun wahyu pertama (Q.S. Al-‘Alaq: 1-5) turun pula Surah Al-Mudassir: 1-7, yang berisi perintah Allah SWT agar Nabi Muhammad berdakwah menyiarkan ajaran Islam kepada umat manusia.
Setelah itu, tatkala Nabi Muhammad SAW berada di Mekah (periode Mekah) selama 13 tahun (610-622 M), secara berangsur-angsur telah diturunkan kepada beliau, wahyu berupa Al-Qur’an sebanyak 4726 ayat, yang meliputi 89 surah. Surah-surah yang diturunkan pada periode Mekah dinamakan Surah Makkiyyah.
3. Ajaran Islam Periode Mekah
Ajaran Islam periode Mekah, yang harus didakwahkan Rasulullah SAW di awal kenabiannya adalah sebagai berikut:
a. Keesaan Allah SWT
b. Hari Kiamat sebagai hari pembalasan
c. Kesucian jiwa
d. Persaudaraan dan Persatuan
STRATEGI DAKWAH RASULULLAH SAW PERIODE MEKAH
Tujuan dakwah Rasulullah SAW pada periode Mekah adalah agar masyarakat Arab meninggalkan kejahiliyahannya di bidang agama, moral dan hokum, sehingga menjadi umat yang meyakini kebenaran kerasulan nabi Muhammad SAW dan ajaran Islam yang disampaikannya, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Strategi dakwah Rasulullah SAW dalam berusaha mencapai tujuan yang luhur tersebut sebagai berikut:
1. Dakwah secara Sembunyi-sembunyi Selama 3-4 Tahun
Pada masa dakwah secara sembunyi-sembunyi ini, Rasulullah SAW menyeru untuk masuk Islam, orang-orang yang berada di lingkungan rumah tangganya sendiri dan kerabat serta sahabat dekatnya. Mengenai orang-orang yang telah memenuhi seruan dakwah Rasulullah SAW tersebut adalah: Khadijah binti Khuwailid (istri Rasulullah SAW, wafat tahun ke-10 dari kenabian), Ali bin Abu Thalib (saudara sepupu Rasulullah SAW yang tinggal serumah dengannya), Zaid bin Haritsah (anak angkat Rasulullah SAW), Abu Bakar Ash-Shiddiq (sahabat dekat Rasulullah SAW) dan Ummu Aiman (pengasuh Rasulullah SAW pada waktu kecil).
Abu Bakar Ash-Shiddiq juga berdakwah ajaran Islam sehingga ternyata beberapa orang kawan dekatnya menyatakan diri masuk Islam, mereka adalah:
۞ Abdul Amar dari Bani Zuhrah
۞ Abu Ubaidah bin Jarrah dari Bani Haris
۞ Utsman bin Affan
۞ Zubair bin Awam
۞ Sa’ad bin Abu Waqqas
۞ Thalhah bin Ubaidillah.
Orang-orang yang masuk Islam, pada masa dakwah secara sembunyi-sembunyi, yang namanya sudah disebutkan d atas disebut Assabiqunal Awwalun (pemeluk Islam generasi awal).
2. Dakwah secara terang-terangan
Dakwah secara terang-terangan ini dimulai sejak tahun ke-4 dari kenabian, yakni setelah turunnya wahyu yang berisi perintah Allah SWT agar dakwah itu dilaksanakan secara terang-terangan. Wahyu tersebut berupa ayat Al-Qur’an Surah 26: 214-216.
Tahap-tahap dakwah Rasulullah SAW secara terang-terangan ini antara lain sebaga berikut:
  1. Mengundang kaum kerabat keturunan dari Bani Hasyim, untuk menghadiri jamuan makan dan mengajak agar masuk Islam. Walau banyak yang belum menerima agama Islam, ada 3 orang kerabat dari kalangan Bani Hasyim yang sudah masuk Islam, tetapi merahasiakannya. Mereka adalah Ali bin Abu Thalib, Ja’far bin Abu Thalib, dan Zaid bin Haritsah.
  2. Rasulullah SAW mengumpulkan para penduduk kota Mekah, terutama yang berada dan bertempat tinggal di sekitar Ka’bah untuk berkumpul di Bukit Shafa.
Pada periode dakwah secara terang-terangan ini juga telah menyatakan diri masuk Islam dari kalangan kaum kafir Quraisy, yaitu: Hamzah bin Abdul Muthalib (paman Nabi SAW) dan Umar bin Khattab. Hamzah bin Abdul Muthalib masuk Islam pada tahun ke-6 dari kenabian, sedangkan Umar bin Khattab (581-644 M).
Rasulullah SAW menyampaikan seruan dakwahnya kepada para penduduk di luar kota Mekah. Sejarah mencatat bahwa penduduk di luar kota Mekah yang masuk Islam antara lain:
۞ Abu Zar Al-Giffari, seorang tokoh dari kaum Giffar.
۞ Tufail bin Amr Ad-Dausi, seorang penyair terpandang dari kaum Daus.
۞ Dakwah Rasulullah SAW terhadap penduduk Yastrib (Madinah). Gelombang pertama tahun 620 M, telah masuk Islam dari suku Aus dan Khazraj sebanyak 6 orang. Gelombang kedua tahun 621 M, sebanyak 13 orang, dan pada gelombang ketiga tahun berikutnya lebih banyak lagi. Diantaranya Abu Jabir Abdullah bin Amr, pimpinan kaum Salamah.
Pertemuan umat Islam Yatsrib dengan Rasulullah SAW pada gelombang ketiga ini, terjadi pada tahun ke-13 dari kenabian dan menghasilkan Bai’atul Aqabah. Isi Bai’atul Aqabah tersebut merupakan pernyataan umat Islam Yatsrib bahwa mereka akan melindungi dan membela Rasulullah SAW. Selain itu, mereka memohon kepada Rasulullah SAW dan para pengikutnya agar berhijrah ke Yatsrib.
3. Reaksi Kaum Kafir Quraisy terhadap Dakwah Rasulullah SAW
Prof. Dr. A. Shalaby dalam bukunya Sejarah Kebudayaan Islam, telah menjelaskan sebab-sebab kaum Quraisy menentang dakwah Rasulullah SAW, yakni:
  1. Kaum kafir Quraisy, terutama para bangsawannya sangat keberatan dengan ajaran persamaan hak dan kedudukan antara semua orang. Mereka mempertahankan tradisi hidup berkasta-kasta dalam masyarakat. Mereka juga ingin mempertahankan perbudakan, sedangkan ajaran Rasulullah SAW (Islam) melarangnya.
  2. Kaum kafir Quraisy menolak dengan keras ajaran Islam yang adanya kehidupan sesudah mati yakni hidup di alam kubur dan alam akhirat, karena mereka merasa ngeri dengan siksa kubur dan azab neraka.
  3. Kaum kafir Quraisy menilak ajaran Islam karena mereka merasa berat meninggalkan agama dan tradisi hidupa bermasyarakat warisan leluhur mereka.
  4. Dan, kaum kafir Quraisy menentang keras dan berusaha menghentikan dakwah Rasulullah SAW karena Islam melarang menyembah berhala.
Usaha-usaha kaum kafir Quraisy untuk menolak dan menghentikan dakwah Rasulullah SAW bermacam-macam antara lain:
۞ Para budak yang telah masuk Islam, seperti: Bilal, Amr bin Fuhairah, Ummu Ubais an-Nahdiyah, dan anaknya al-Muammil dan Az-Zanirah, disiksa oleh para pemiliknya (kaum kafir Quraisy) di luar batas perikemanusiaan.
۞ Kaum kafir Quraisy mengusulkan pada Nabi Muhammad SAW agar permusuhan di antara mereka dihentikan. Caranya suatu saat kaum kafir Quraisy menganut Islam dan melaksanakan ajarannya. Di saat lain umat Islam menganut agama kamu kafir Quraisy dan melakukan penyembahan terhadap berhala.
Dalam menghadapi tantangan dari kaum kafir Quraisy, salah satunya Nabi Muhammad SAW menyuruh 16 orang sahabatnya, termasuk ke dalamnya Utsman bin Affan dan 4 orang wanita untuk berhijrah ke Habasyah (Ethiopia), karena Raja Negus di negeri itu memberikan jaminan keamanan. Peristiwa hijrah yang pertama ke Habasyah terjadi pada tahun 615 M.
Suatu saat keenam belas orang tersebut kembali ke Mekah, karena menduga keadaan di Mekah sudah normal dengan masuk Islamnya salah satu kaum kafir Quraisy, yaitu Umar bin Khattab. Namun, dugaan mereka meleset, karena ternyata Abu Jahal labih kejam lagi.
Akhirnya, Rasulullah SAW menyuruh sahabatnya kembali ke Habasyah yang kedua kalinya. Saat itu, dipimpin oleh Ja’far bin Abu Thalib.
Pada tahun ke-10 dari kenabian (619 M) Abu Thalib, paman Rasulullah SAW dan pelindungnya wafat. Empat hari setelah itu istri Nabi Muhammad SAW juga telah wafat. Dalam sejarah Islam tahun wafatnya Abu Thalib dan Khadijah disebut ‘amul huzni (tahun duka cita).

Kamis, 22 September 2011

hmmmm....apa ya??


Hari ini masih terasa hampa,bagai berjalan tanpa arah dan tujuan. Pagi hari terbangun,bersiap-siap untuk rutinitas bekerja,bersenda gurau di kantor,menanti waktu pulang,diperjalanan pulang,tiba di rumah,berkumpul dengan keluarga lagi,malam,tidur,mimpi,terbangun lagi di pagi hari. Itu semua terjadi berulang dalam situasi yang sama,perasaan yang sama. Hampa. Kosong. Sepi.
Setelah hari itu,telah aku putuskan bahwa tak ada lagi perasaan cinta terhadap siapapun kecuali menumbuhkan cintaku padaMu,sampai memang saatnya aku bertemu dengan seseorang yang KAU hadirkan untukku. Dia tak pernah mengerti bahwa aku sudah tidak memiliki keinginan bersama lagi karena kutau ada perbedaan yang sangat utama. Ya Allah,sungguh aku malu terhadapMu. Disaat saudari2ku berjalan maju membantu dijalanMu,tapi aku malah tetap berdiri di tempatku berpijak kini. Tangisku tak terhenti bila kuingat smua yang telah terjadi dan yang sedang kualami saat ini. Begitu sakit dan melelahkan. Perasaan yang sangat tak ingin kurasakan.
Menepis sgala rasa yang nyata hanya untuk ketenangan jiwa tapi yang aku rasakan malah sebaliknya semua terasa hampa…
Tulisan ini sempat terpotong beberapa waktu,dan perasaanku saat ini lebih baik dari sebelumnya,,,namun rasa khawatir slalu ada. Semoga dia selalu dlm perlindunganMu,,,takkan aku sampaikan kpdnya agar dia tak terganggu,,,ada harapan semoga Engkau mempertemukan aku lagi,namun sepertinya tak perlu,,aku sedang dalam masa pemulihan…..^_^SEMANGKA…
…SEMANGat Karena Allah…

Selasa, 26 Juli 2011

rasa dalam hidup yang merinduNya

hidup tanpa cinta..
tersenyum tanpa keindahan..
tertawa tanpa kebahagiaan..
bersedih tanpa duka..
menangis tanpa luka..
emosi tanpa jiwa..
cinta tanpa hati..
kasih tanpa sayang..
jiwa yang hampa haus sentuhan cintaMu Ya Rabb..
tempatkan aku dalam syurgaMu..
teguhkan hatiku dalam jalanMu..
kau adlh yg terpenting untukku smpai kpnpun,,bgtu bnyak yg kau curahkan untukku,,dsaat keadaanku paling lemah,kau menguatkanku dgn ksabaranmu,saat kusedih kau menghburku dgn senyum n candamu,bgtu bnyk kisah terlukis dr tatapan matamu,bgtu bnyak beban yg kau tanggung,kurasa dlm hembus nafasmu,,MAMAH,

Rabu, 20 Juli 2011

Irrational Man,,,


Hati yang terkunci di setiap bagiannya ternyata tidak begitu kuat saat kau datang mengetuk dan masuk ke dalam ruang yang selama ini sengaja aku kosongkan,hanya untuk mencintaiNya,,,
Perasaan yang sangat keras aku menolaknya di awal malah semakin menampakkan warnanya,dia menyilaukanku,membuatku buta akan peringatan dan larangan yang telah disampaikanNya.aku terlalu bodoh karena yakin akan bisa menghindar dari perasaan sebagai manusia yang akan dan pasti mencintai lawan jenisnya.aku tidak begitu kuat karena aku telah melonggarkan pegangan tanganku terhadapNya.sehingga syetan dengan mudahnya membuatku lalai.syetan-syetan itu menertawaiku.Ya Allah,aku begitu malu menghadap kepadaMu.aku telah menodai cinta yang seharusnya hanya aku berikan kepadaMu.jujur aku lebih takut jika Engkau meninggalkanku,tapi bukan Engkau yang meninggalkanku tapi aku yang telah melangkah mundur karena dengan aku sadari aku telah membiarkan hati ini kotor…Ampuni aku Ya Allah…
Aku menyesal kenapa aku pernah membiarkan hati ini begitu terbuka untuknya.sehingga saat aku harus melepaskan dan membuang perasaan ini,ini sangat sulit.aku tidak akan membuang dan menghapusnya tentangnya tapi aku akan menyimpannya.
Saat ini yang aku dalam keadaan sakit dan merasakan kekecewaan teramat terhadap diriku sendiri.Aku menyayangi IrrationalMan,aku ingin dia dalam keadaan yang selalu baik,aku ingin dia selalu bahagia,meskipun dia tidak ingin aku seperti ini.aku akan tetap memberikan perhatian padanya meski tidak langsung aku tunjukkan padanya.aku tidak ingin dia menjauh dariku.tapi aku akan berusaha agar dia tetap berada disekitarku.walaupun tidak disampingku,karena aku tau itu tidak mungkin selama Engkau tidak mempersatukan kami dalam lingkungan yang sama.bimbing dia juga Ya Allah,,halalkan dia untukku suatu saat nanti.^_^ 
Add caption


Minggu, 17 Juli 2011

Hati yang tak seharusnya memulai!

dia hadir di saat hati ini tertutup begitu rapat,namun dia datang tiba2 n prlahan,,mmbuka stiap bgian yg terkunci.
begitu sakit saat hati terbuka kembali.kucoba ingkari,namun sulit.karena hati sdh mngucpkan selamat datang untuk cinta.cinta yang tak perlu untuk saat ini.sakit.sangat...love hurt.T_T